Pura

UTAMA MANDALA

1. BANGUNAN PADMASANA

Bangunan Padmasana memiliki fungsi yang sangat penting sebagai tempat Pemujaan terhadap Hyang Widi (Tuhan Yang Maha Esa) bangunan ini sangat tinggi berbentuk kursi  kosong di atas dan juga terdapat ornamen Naga Basuki dan Anantaboga, Acintya, burung Angsa yang semua memiliki simbul dan arti masing-masing.

2. BALE PEPELIK

Fungsi Bale Pepelik untuk penyajian sarana dan perlengkapan saat pelaksanaan upacara yadnya dan piodalan.

3. BALE PENGELURAH

Pengelurah asal kata Lurah yang artinya pembantu, jadi Pengelurah artinya bertugas menjadi pembantunya para dewa atau dewata ( menjadi patihnya) pada setiap pura atau Mrajan. Jadi Tugu Pengelurah adalah Pelinggih (Stana) para Lurah, iringan pengawal para dewa istadewata Hyang Widi. Fungsinya adalah sebagai Pengawal pribadi dari Istadewata Hyang Widi

4. GEDONG SIMPEN

Gedong Simpen di Pura Amertha Sari difungsikan untuk menyimpan Arca/Pratima, dan benda suci lainnya.

5. PENGAYENGAN PURA LEMPUYANG LUHUR

Pelinggih Pengayengan untuk menghaturkan Srada dan Bhakti kehadapan Hyang Widi Wasa di Pura Lempuyang Luhur Provinsi Bali.

6. BEJI

Beji adalah sebuah taman suci dilingkungan pura sebagai tempat penyucian Ida Batara sebelum dilangsungkan piodalan. Sebelum Piodalan mulai seluruh arca/Pratima sebagai simbol Hyang Widi yang telah disakralkan disucikan di Beji tersebut oleh seluruh umat yang dipimpin oleh Pinandita. Selain sebagai tempat pensucian Ida Batara,  Beji juga sering dipergunakan untuk melukat sebagai pembersihan pikiran dan jiwa secara spiritual.

7. BALE SEMBAHYANG PUJA STUTI.

Bale ini tempatnya sebelah kiri berfungsinya untuk tempat umat melaksanakan persembahyangan agar lebih aman dan nyaman.

8. BALE SEMBAHYANG PUJA STAWA

Bale ini tempatnya sebelah kanan sebagai tempat sembahyang sekaligus tempat Gambelan Angklung pada saat mengiringi upacara Piodalan.

MADYA MANDALA

1. KORI AGUNG

Kori Agung

Pintu Utama di area pura memisahkan antara area madya mandala  dan utama mandala. Sekaligus merupakan pintu masuk umat untuk melaksanakan persembahyangan.

2. PENUNGGU KARANG

Penunggu Karang adalah Pelinggih dalam kepercayaan Umat Hindu sebagai pelindung atau penjaga Pura secara Skala dan Niskala

3. BALE KULKUL

Berfungsi untuk mengarahkan atau mengingatkan kepada umat, serta suara Kulkul merupakan sebuah tanda dimana proses upacara keagamaan sedang berlangsung.

4. BALE PARUM WALAKA

Bale ini difungsikan untuk tempat berkumpul umat dalam melaksanakan kegiatan simokrama seperti pertemuan / arisan dan juga kegiatan social kemasyarakatan lainnya.

5. BALE KADEWAGURUAN

Bale ini digunakan sebagai tempat belajar para sisya mendalami ajaran Kitab Suci Weda

NISTA MANDALA

1. CANDI BENTAR

Candi Bentar merupakan gerbang untuk lingkungan pura terluar yang membatasi Kawasan luar pura dengan Nista mandala.

2. RUMAH PINANDITA

Sebuah rumah yang disediakan oleh Pengempon Pura untuk digunakan oleh Pinandita Pura Amertha Sari.

3. KAMAR MANDI & WC UMUM dan KHUSUS DISABILITAS

Kamar Mandi dan WC disipkan untuk kebutuhan umat Dimana ada 3 untuk Wanita dan 2  Laki – laki.

Pura Amertha Sari menjadi salah satu Pura yang Ramah Disabilitas.