A. Sembahyang 3 Kali Sehari
Rahayu,
Om Swastyastu,
Umat sedharma sebaiknya Sembahyang dilakukan pada pagi (jam 6), siang (jam 12) dan malam (jam 18).
Tata cara pada umumnya, sebelum melakukan persembahyangan baik dengan Puja Trisandya
maupun Panca Sembah didahului dengan penyucian badan dan sarana
persembahyangan (dupa, bunga, beras / bija & air).
Urutannya sebagai berikut :
- 1. Asana
- Duduk dengan tenang, setelah suasananya tenang ucapkan
mantram :
Om prasada sthiti sarira siwa suci nirmalàya namah swàha
Artinya : Ya Tuhan, dalam wujud Hyang Siwa, hamba-Mu telah duduk tenang, suci,
dan tiada noda.
- Duduk dengan tenang, setelah suasananya tenang ucapkan
- 2. Pranayama
- Puraka (Menarik nafas) Om Ang Namah
- Artinya : Oh Hyang Widhi dalam aksara Ang Pencipta, Hamba hormat
- Kumbaka (Menahan nafas) Om Ung Namah
- Artinya : Oh Hyang Widhi dalam aksara Ung Pemelihara, Hamba hormat
- Recaka (Mengeluarkan nafas) Om Mang Namah
- Artinya : Oh Hyang Widhi dalam aksara Mang Pelebur, Hamba hormat
- 3. Karasodhana
- Telapak tangan kanan ditengadahkan di atas tangan
kiri dan ucapkan mantram :
Om suddha màm swàha
Artinya : Ya Tuhan, bersihkanlah tangan hamba (bisa juga pengertiannya untuk
membersihkan tangan kanan).
Kini tangan kiri ditengadahkan di atas tangan kanan dan
ucapkan mantram :
Om ati suddha màm swàha
Artinya : Ya Tuhan, lebih dibersihkan lagi tangan hamba (bisa juga pengertiannya
untuk membersihkan tangan kiri)
- Telapak tangan kanan ditengadahkan di atas tangan
- 4. Puja Trisandya
- Amusti Karana, posisi tangan menempel di depan ulu hati, tangan kiri di bawah tangan kanan dengan ibu jari menghadap ke atas saling bertemu, ucapkan mantram ini :
- Bait I
- Om om om bhūr bhuvaḥ svaḥ, tat savitur vareṇyaṁ, bhargo devasya dhīmahi, dhiyo yo naḥ pracodayāt,
- artinya : Om Sang Hyang Widhi, kami menyembah kecemerlangan dan kemahamuliaan Sang Hyang Widhi yang menguasai bumi, langit dan sorga, semoga Sang Hyang Widhi menganugrahkan kecerdasan dan semangat pada pikiran kami.
- Bait II
- Oṁ nārāyaṇa evedaṁsarvaṁ, yad bhūtaṁyac ca bhavyam, niṣkalaṅko nirañjano nirvikalpo, nirākhyātaḥśuddho devo eko, nārāyaṇaḥ na dvitīyo ‘sti kaścit,
- artinya : Om Sang Hyang Widhi, semua yang ada berasal dari Sang Hyang Widhi baik yang telah ada maupun yang akan ada, Sang Hyang Widhi bersifat gaib tidak ternoda tidak terikat oleh perubahan, tidak dapat diungkapkan, suci, Sang Hyang Widhi Maha Esa, tidak ada yang kedua.
- Bait III
- Oṁ tvaṁśivaḥtvaṁmahādevaḥ, īśvaraḥparameśvaraḥ, brahmā viṣṇuśca rudraśca, puruṣaḥparikīrtitāḥ,
- artinya : Om Sang Hyang Widhi, Engkau disebut Siwa yang menganugrahkan kerahayuan, Mahadewa (dewata tertinggi), Iswara (mahakuasa). Parameswara (sebagai maha raja diraja), Brahma (pencipta alam semesta dan segala isinya), Visnu (pemelihara alam semesta beserta isinya), Rudra (yang sangat menakutkan) dan sebagai Purusa (kesadaran agung).
- Bait IV
- Oṁ pāpo ‘haṁpāpakarmāhaṁ, pāpātmā pāpasaṁbhavaḥ, trāhi māṁpuṇḍarīkākṣaḥ, sabāhyā bhyantaraḥ‘śuciḥ,
- artinya : Om Sang Hyang Widhi, hamba ini papa, perbuatan hambapun papa, kelahiran hamba papa, lindungilah hamba Sang Hyang Widhi, Sang Hyang Widhi yang bermata indah bagaikan bunga teratai, sucikan jiwa dan raga hamba.
- Bait V
- Oṁ kṣamasva maṁmahādevaḥ, sarva prāṇi hitaṅkaraḥ, maṁmoca sarva pāpebhyaḥ, Pālayasva sadāśiva,
- artinya : Om Sang Hyang Widhi, ampunilah hamba, Sang Hyang Widhi yang maha agung anugrahkan kesejahteraan kepada semua makhluk. Bebaskanlah hamba dari segala dosa lindungilah hamba Om Sang hyang Widhi.
- Bait VI
- Oṁ kṣantavyaḥkāyiko doṣaḥ, kṣantavyo vāciko mama, kṣantavyo mānaso doṣaḥ, tat pramādāt kṣamasva mām,
- artinya : Om Sang Hyang Widhi, ampunilah dosa yang dilakukan oleh badan hamba, ampunilah dosa yang keluar melalui kata kata hamba, ampunilah dosa pikiran hamba, ampunilah hamba dari kelalaian hamba.
- Om sàntih, sàntih, sàntih, Om
- artinya : Semoga damai, damai di hati, damai di dunia, damai selama-lamanya
- 5. Panca Sembah
- 1. Mantra sembah puyung atau tanpa bunga
- Om atma tatwatma suddhamam swaha.
- artinya : Oh Tuhan, atma atau jiwa dan kebenaran, bersihkanlah diri hamba.
- 2. Mantra Sembah Dengan Bunga Warna Putih atau Kuning, sembah kedua ini ditujukan pada Sang Hyang Widhi sebagai Sang Hyang Siwa Raditya
- Om Adityasya param jyoti, rakta teja namostute, sveta pangkaja mandyastha, bhaskara ya nama stute
- artinya : Om Sinar Surya Yang Maha Hebat, Engkau bersinar merah, hamba memuja-Mu, Engkau yang bersthana di tengah-tengah teratai putih, hormat kepada-Mu pencipta sinar kemilauan
- 3. Mantra Sembah Dengan Bunga, Ditujukan ke Ista Dewata
- Om namo devaya adhistanaya sarva vyapi vai sivaya padmasana eka pratisthaya ardhanareswaryai namo namah Swaha.
- artinya : Om Sang Hyang Widhi, Engkau disebut Siwa yang menganugrahkan kerahayuan, Mahadewa (dewata tertinggi), Iswara (mahakuasa). Parameswara (sebagai maha raja diraja), Brahma (pencipta alam semesta dan segala isinya), Visnu (pemelihara alam semesta beserta isinya), Rudra (yang sangat menakutkan) dan sebagai Purusa (kesadaran agung),
- 4. Mantra Sembah dengan Bunga, Menyembah Memohon Anugerah
- Om anugraha manohara deva dattanugrahakam arcanam sarva pujanam namah sarvanugrahaka,
- Deva devi mahasiddhi yajnanga nirmalatmaka laksmi siddhisca dirghayuh nirwighna sukhavrddhisca.
- artinya : Oh Tuhan, hormat kami kepada Dewa yang bersemayam pada tempat utama kepada Siva yong sesungguhnya berada di mana-mana, kepada Dewa yang bersemayam pada tempat duduk bunga teratai sebagai satu tempat, kepada Ardhanaresvari hamba menghormat,
- Oh Tuhan dalam perwujudan jiwa dari ketiga ini yang meresapi seluruh alam. Semoga atas perkenan-Mu segala penyakit dan bahaya sirna. Semoga segala perintang yang ada di negara kami sirna, Oh Tuhan, hambasembah sujud kehadirat Sang Siwa,
- Oh Tuhan dalam perwujudan jiwa dari ketiga ini yang meresapi seluruh alam. Semoga atas perkenan-Mu segala penyakit dan bahaya sirna. Semoga segala perintang yang ada di negara kami sirna, Oh Tuhan, hambasembah sujud kehadirat Sang Siwa.
- 5. Mantra Sembah Puyung atau Tanpa Bunga
- Om dewa suksma parama acintya ya namah svaha Om Santih Santih Santih Om
- artinya : Oh Tuhan, rasa hormat pada Dewa yang tak terpikirkan, Yang Maha Tinggi, Yang Maha Gaib, terimalah sembah hamba
- 1. Mantra sembah puyung atau tanpa bunga
- 6. Mantra Tirtha
- Sebelum Tirtha dipercikan
- Oṁ pratama sudha, dvitya sudha, tritya sudha,
- caturti sudha, pancami sudha,
- sudha, sudha, sudha variastu nama svāhā
- Artinya : Oṁ Hyang Widhi Wasa semoga hamba dianugrahkan segala macam kesucian.
- Saat Memercikan Tirtha Tiga Kali
- Oṁ Ang Brahma amertha ya namaḣ
- Oṁ Ung Viṣṇu amertha ya namaḥ
- Oṁ Mang Iṣvara amertha ya namaḥ
- Artinya : Oṁ Hyang Widhi Wasa, bergelar Brahma, Viṣṇu, Iṣvara, hamba memuja-Mu semoga dapat memberikan kehidupan (dengan tirtha ini).
- Saat Minum Tirtha Tiga Kali
- Oṁ sarira paripurna ya namaḥ
- Oṁ Ang Ung Mang sarira sudha pramantya ya namaḥ
- Pramantya ya namaḥ, Om Ung sama sampurna ya namaḥ
- Artinya : Oṁ Hyang Widhi Wasa, Maha Pencipta, Pemelihara, dan Pelebur segala ciptaan, semoga hamba terpelihara selalu, bersih, terang dan sempurna.
- Saat Mengusapkan Tirtha di Wajah ke Arah Atas
- Oṁ Śiva amertha ya namaḥ
- Oṁ sadha sadha Śiva amertha ya namaḥ
- Oṁ Parama Śiva amertha ya namaḥ
- Artinya : Om Hyang Widhi Wasa (Śiva, Sadha Śiva, Parama Śiva) hamba memuja-Mu semoga menganugrahkan amertha pada hamba.
- Sebelum Tirtha dipercikan
- 7. Mantra Menggunakan Bija
- Bija untuk di dahi
- Oṁ śrīyam bhavantu
- Artinya : Oṁ Hyang Widhi Wasa, semoga hamba diliputi kebahagiaan.
- Bija untuk di tenggorokan
- Oṁ sukham bhavantu
- Artinya : Oṁ Hyang Widhi Wasa semoga hamba dianugrahi kesenangan.
- Bija untuk ditelan
- Oṁ purnam bhavantu
- Oṁ ksama sampurna ya namaḥ svāhā
- Artinya : Oṁ Hyang Widhi Wasa kesempurnaan bersama hamba, semoga semuanya bertambah sempurna.
- Bija untuk di dahi
B. Macam Macam Doa Menghaturkan
- 1. Membanten Yadnya Sesa / Saiban / Ngejot
- Bayu, Tempat Beras
- Om Sri Dewya Namah Swaha
- Arti : Ya Tuhan, dalam wujud-Mu sebagai penguasa Amertha, hamba bersujud pada-Mu.
- Teja (api), tempat Kompor / Tungku
- Om Sang Hyang Tri Agni Ya Namah Swaha
- Arti : Ya Tuhan, dalam wujud-Mu sebagai Agni, sebagai penguasa penerang dalam kegelapan, sebagai sumber energi bagi kehidupan, hamba bersujud pada-Mu.
- Apah, Tempat Air
- Om Gangga Dewya Namah Swaha
- Arti : Ya Tuhan, dalam wujud-Mu sebagai Dewi Gangga, hamba bersujud pada-Mu
- Akasa, tempat sembahyang (pelangkiran,pelinggih, dll)
- Om Dewa Datta Ya Namah Swaha
- Arti : Ya Tuhan, dalam wujud-Mu sebagai Purusa Predana, sebagai sumber dari kehidupan, hamba bersujud pada-Mu.
- Di tempat air, api, nasi dan surya
- Om atma tat twatma sudhamam swaha, swasti swasti sarwa dewa sukha pradhana ya namah swaha
- Pertiwi (Kepada bhuta), di pintu keluar rumah / pintu halaman / tanah
- Om atma tat twatma sudhamam swaha, swasti swasti sarwa bhuta, kala, durgha sukha pradhana ya namah swaha
- Doa ngaturang segehan putih kuning di natar atau dibawah sanggah
- Om sarwa bhuta preta byo namah.
- Doa ngaturang segehan agung, ditengah natar pekarangan, halaman rumah
- Om sarwa kala preta byo namah.
- Doa ngaturang segehan manca warna, dilebuh, pemedal, pintu gerbang pekarangan rumah atau diperempatan jalan
- Om sarwa durgha preta byo namah.
- Doa pada segehan dengan metetabuh
- Om ibek segara, ibek danu, ibek bayu premananing hulun.
- Di Sumur
- Om Ung Wisnu Ya Namah Swaha
- Arti : Ya Tuhan, dalam wujud-Mu sebagai Wisnu, penguasa Air kehidupan, hamba bersujud pada-Mu.
- Lubang Saluran Air Limbah
- Ih Sang Kala Sumungsang Ya Namah
- Arti : Ya Tuhan, dalam wujud-Mu sebagai Kala Sumungsang, hambaa bersujud pada-Mu.
- merajan
- Kemulan
- Om Ang, Ung, Mang Paduka Guru Ya Namah Swaha
- Arti : Ya Tuhan, dalam wujud Wijaksara Ang-Ung-Mang atau Tri Guru, hamba bersujud pada-Mu.
- Taksu
- Om Ang, Ung, Mang Paduka Guru Ya Namah Swaha
- Arti : Ya Tuhan, dalam wujud Wijaksara Ang-Ung-Mang atau Tri Guru, hamba bersujud pada-Mu
- Sri Sedana
- Om Kuwera Dewa Ya Namah Swaha
- Arti : Ya Tuhan, dalam wujud-Mu sebagai Sang Hyang Kuwera, sebagai penguasa kekayaan, hamba bersujud pada-Mu.
- Tugu Capah
- Om Sang Hyang Durga Maya Ya Namah
- Arti : Ya Tuhan, dalam wujud Durgamaya sebagai saktinya Siwa, penguasa atau dari Butha Kala, hamba bersujud kepada-Mu.
- Penglurah
- Om Anglurah Agung Bhagawan Penyarikan Ya Namah Swaha
- Arti : Ya Tuhan, dalam wujud-Mu sebagai Anglurah sebagai perantara bagi Sang Anembah dengan Sang Kasembah, hamba bersujud kepada-Mu.
- Tugu Penunggun Karang
- Om Ang, Ung, Mang Paduka Guru Ya Namah Swaha
- Arti : Ya Tuhan, dalam wujud Wijaksara Ang-Ung-Mang atau Tri Guru, hamba bersujud pada-Mu.
- Pengijeng
- Om Sang Hyang Indra Blaka Ya Namah Swaha
- Arti : Ya Tuhan, dalam wujud sebagai penguasa alam, hamba bersujud
- Pengadang-adang
- Om Sang Maha Kala, Nandikala Boktya Namah
- Arti : Ya Tuhan, Nandi Kala sebagai penjaga pintu masuk, hamba menghaturkan persembahan semoga berkenan.
- Pintu Masuk
- Om Sang Hana Dora Kala Ya Namah
- Arti : Ya Tuhan, dalam wujud-Mu sebagai Dorakala, hamba bersujud kepada-Mu.
- Tempat Ari-Ari
- Ih, Anta, Preta, Bhuta, Kala Dengen, Ya Namah
- Arti : Ya Anta, Preta. Butha, Kala Dengen hamba bersujud pada-Mu.
- Panglurah Telenging Segara:
- Ih, Ah Ing Panglurah Telengin Segara ya namah swaha.
- Arti : Ya Tuhan, dalam wujud Penglurah Telenging Segara, hamba memuja Mu.
- Tugu Penyarikan:
- Ih, Ah Ing Panglurah Agung ya namah swaha.
- Arti : Ya Tuhan, dalam wujud Panglurah Agung, hamba memuja Mu.
- Gedong Hyang:
- Om Ung Prajapatya namah, Om Mang Mataya namah, Om Tang Prapita ya namah, Om Ing Paramataya ya namah.
- Arti : Ya Tuhan, dalam wujud Mu sebagai Prajapati, Mataya, Prapita, Paramataya, hamba bersujud dihadapan Mu.
- Pelinggih Menjangan Saluwang:
- Om Ah Sukla Dewi Maha Laksmi Sri Giri Pati Sukla Pawitrani swaha.
- Arti : Ya Tuhan, dalam wujud Dewi Maha Laksmi Sri Giri Pati, hamba menghaturkan sembah sujud kehadapan Mu.
- Gedong Agung:
- Om Giripati ya namah swaha
- Arti : Ya Tuhan, dalam wujud Giripati, hamba bersujud dihadapan Mu.
- Gedong Sari:
- Om Sri Laksmi Dewi ya namah swaha.
- Arti : Ya Tuhan, dalam wujud Dewi Sri Laksmi, hamba bersujud dihadapan Mu.
- Kemulan
- Bayu, Tempat Beras
- 2. Menghaturkan Segehan, Canang, Toya, & Nglungsur
- Nunas lugra
- Om ksama swamam Mahadewa ya namah swaha.
- Doa membersihkan bekas banten sebelumnya
- Om sri suketing busandari, katempuh muksah alah anyar ya namah.
- Doa memasang plawa, gantungan dll
- Om kalasa gumelar, sarwa suci sukla ya namah swaha.
- Doa ngunggahang canang sari, sarwa banten
- Om ta molah panca upacara guru paduka ya namah swaha.
- Doa ngunggahang dupa
- Om ang dupa dipastra ya namah swaha.
- Doa menghaturkan bunga menurut warna (misal 5 warna)
- Om Puspa Panca Warna Ya Namah Swaha
- Doa ngaturang toya anyar
- Om pukulun bhatara, ngulun angaturaken tirtha andawasuh tangan mwang suku ya namah swaha.
- Ngayabang dupa / pasepan
- Om agnir agnir, jyotir jyotir, om dupam samarpayami
- Doa nyiratang toya anyar / tirtha
- Om mang parama siwa amertha ya namah swaha.
- Doa ngayabang atau ngaturang banten
- Om dewa amukti sukam bhawantu, namo namah swaha.
- Ngelungsur tirtha
- Om suksma sunya sangkanira, suksma sunia paranira.
- Ngetisang toya anyar / tirtha
- Om mang parama siwa ya namah swaha.
- Ngelungsur bebanten
- Om suksma sunia lebar ya namah swaha.
- Menghaturkan segehan
- Om Buktiantu Durga Katara, Buktiantu Kalamewaca, Buktiantu Bhuta Butangah
- Arti : Oh Hyang Widhi, hamba menyuguhkan sesajen pada Durga Katara, pada Durga Kalamawaca, pada Bhuta Bhutangah
- Nunas lugra
C. Macam Macam Doa Beraktifitas Sehari Hari
- Doa Gayatri
- mantra Gayatri sangat universal ini dan dianggap sebagai ibu dari semua mantra
- Om om om bhūr bhuvaḥ svaḥ, tat savitur vareṇyaṁ, bhargo devasya dhīmahi, dhiyo yo naḥ pracodayāt,
- artinya : Om Sang Hyang Widhi, kami menyembah kecemerlangan dan kemahamuliaan Sang Hyang Widhi yang menguasai bumi, langit dan sorga, semoga Sang Hyang Widhi menganugrahkan kecerdasan dan semangat pada pikiran kami.
- Doa menjelang tidur
- Om asato mà sat ganaya, tamaso mà jayatir ganaya, mrityor màmritam gamaya.
- Arti : Ya Tuhan tuntunlah hamba dari jalan yang sesat menuju jalan yang benar, dari jalan gelap ke jalan terang, hindarkanlah hamba dari kematian menuju kehidupan abadi
- Doa bangun pagi
- Om Utedànim bhagawantah syàmota, prapitwa uta mandhye ahnam, utodità maghawanta sùryasya wayam, dewànàm sumantau syàma.
- Arti : Ya Tuhan Yang Maha Pemurah, jadikanlah hamba orang yang selalu bernasib baik, pada hari ini, menjelang tengah hari, dan seterusnya, Semoga para Dewa melindungi diri hamba
- Doa membersihkan/mencuci muka
- Om Cam camàni ya namah swàha, Om waktra parisudahaya namah swàha.
- Arti : Ya Tuhan, hamba memujaMu, semoga muka hamba menjadi bersih
- Doa menggosok gigi
- Om rahphat astràya namah, Om Sri Dewi Bhatrimsa Yogini namah.
- Arti : Ya Tuhan, sujud hamba kepada Dewi Sri, Bhatari Yogini, semoga bersihlah gigi hamba
- Doa berkumur
- Om Ang waktra parisudhamàm swaha.
- Arti : Ya Tuhan, semoga bersihlah mulut hamba
- Doa membersihkan kaki
- Om Am kham khasolkhàya iswaràya namah swàha.
- Arti : Ya Tuhan, semoga bersihlah kaki hamba.
- Doa mandi
- Om Ganggà amrta sarira sudhamàm swàha, Om Sarira parisudhamàm swàha.
- Arti : Ya Tuhan, Engkau adalah sumber kehidupan abadi nan suci, semoga badan hamba menjadi bersih dan suci
- Doa pada waktu mengenakan pakaian
- Om tam Mahàdewàya namah swàha, Om bhusanam sarirabhyo parisudhamam swàha.
- Arti : Tuhan dalam perwujudanMu sebagai Tat Purusha, Dewa Yang Maha agung, hamba sujud kepadaMu dalam menggunakan pakaian ini. Semoga pakaian hamba menjadi bersih dan suci.
- Doa panganjali
- Diucapkan saat berjumpa dengan seseorang atau memulai suatu pembicaraan dalam sebuah pertemuan, Tangan dicakupkan seperti menyembah, diangkat sejajar dada.
- Om Swastyastu
- Arti : Semoga selalu dalam keadaan.selamat di bawah lindungan Tuhan
- Doa menghadapi makanan
- Om hiranyagarbhah samawartatagre, bhùtasya jàtah patireka àsit, sadàdhara pritiwim dyam utemam, kasmai dewàya hawisa widhema, Om pùrnam adah purnamidam, pùrnàt purnam udacyate, pùrnasya purnam àdàya, pùrnamewawasisyate
- Arti : Ya Tuhan Yang Maha Pengasih. Engkau asal alam semesta dan satu-satunya kekuatan awal, Engkau yang memelihara semua makhluk, seluruh bumi dan langit, Hamba memuja Engkau, Ya Tuhan Yang Maha Sempuma dan yang membuat alam sempurna, Alam ini akan lenyap dalam kesempurnaanMu, Engkau Maha Kekal, Hamba mendapat makanan yang cukup berkat anugrahMu, Hamba manghaturkan terima kasih.
- Doa mulai mencicipi makanan
- Om anugraha amrtàdi sañjiwani ya namah swàha.
- Arti : Ya Tuhan, semoga makanan ini menjadi penghidup hamba lahir dan bathin yang suci.
- Doa selesai makan
- Om Dhirgayur astu, awighnamastu, subham astu, Om sriyam bhawantu, sukham bhawantu, pùrnam bhawantu, ksàma sampurnàya namah swàha, Om, Sàntih, Sàntih, Sàntih, Om.
- Arti : Ya Tuhan, semoga makanan yang telah masuk ke dalam tubuh hamba memberikan kekuatan dan keselamatan, panjang umur dan tidak mendapat sesuatu apapun. Ya Tuhan, semoga damai, damai di hati, damai di dunia, damai selama-lamanya.
- Doa sebelum memulai suatu pekerjaan
- Om awighnam astu namo sidhham, Om sidhirastu tad astu swàha.
- Arti : Ya Tuhan, semoga atas perkenanMu, tiada suatu halangan bagi hamba memulai pekerjaan ini dan semoga berhasil baik.
- Doa selesai bekerja / bersyukur
- Om Dewa suksma parama acintyàya namah swàha, Sarwa karya prasidhàntam, Om Sàntih, Sàntih, Sàntih, Om.
- Arti : Ya Tuhan dalam wujud Parama Acintya yang maha gaib dan maha karya, hanya atas anugrahMu-lah maka pekerjaan ini berhasil dengan baik. Semoga damai, damai dihati, damai di dunia, damai selamanya.
- Doa mohon bimbingan Tuhan
- Om Asato mà sadyamaya, tamaso mà jyotir gamaya, mrtyor mà amrtam gamaya, Om agne brahma grbhniswa, dharunama syanta riksam drdvamha, brahrnawanitwa ksatrawahi sajàta, wanyu dadhami bhratrwyasya wadhyàya.
- Arti : Tuhan Yang Maha Suci, bimbinglah hamba dari yang tidak benar menuju yang benar, Bimbinglah hamba dari kegelapan pikiran menuju cahaya pengetahuan yang terang, Lepaskanlah hamba dari kematian menuju kehidupan yang abadi, Tuhan Yang Maha Suci, terimalah pujian yang hamba persembahkan melalui Weda mantra dan kembangkanlah pengetahuan rohani hamba agar hamba dapat menghancurkan musuh yang ada pada hamba (nafsu). Hamba menyadari bahwa Engkaulah yang berada dalam setiap insani (jiwatman), menolong orang terpelajar pemimpin negara dan para pejabat. Hamba memuja Engkau semoga melimpahkan anugrah kekuatan kepada hamba.
- Doa mohon inspirasi
- Om prano Dewi Saraswati, wàjebhir wàjiniwati, dhinam awiñyawantu.
- Arti : Ya Tuhan dalam manifestasi Dewi Saraswati, Hyang Maha Agung dan Maha Kuasa,
- semoga Engkau memancarkan kekuatan rohani, kecerdasan pikiran, dan lindungilah hamba selama-lamanya.
- Doa mohon dianugrahi kecerdasan dan kesucian
- Om pàwakànah Saraswati, wàjebhir wajiniwati, yajñam wastu dhiyàwasuh.
- Arti : Ya Tuhan sebagai manifestasi Dewi Saraswati. Yang MahaSuci, anugrahilah hamba kecerdasan. Dan terimalah persembahan hamba ini.
- Doa mulai belajar
- Om purwe jato brahmano brahmacari, dharmam wasànas tapasodatistat, tasmajjatam brahmanam brahma, lyestham dewasca sarwe amrttna sàkama
- Arti : Ya Tuhan, muridMu hadir di hadapanMu, Oh Brahman yang berselimutkan kesaktian dan berdiri sebagai pertama. Tuhan, anugrahkanlah pengetahuan dan pikiran yang terang. Brahman yang agung, setiap makhluk hanya dapat bersinar berkat cahayaMu yang senantiasa memancar.
- Doa mohon ampun dalam segala dosa
- Om dewakrtasyainaso awaya janam, asi manusyakrtasi nama awaya janam, asipitra kitasi namo awaya janam asyatma, krtasyaenaso awaya janam, asyena sa’ enase waya janam asi, yacchaham eno vidvamscakara, yacchavidvams tasya va ya janam asi
- Arti : Ya Tuhan, ampunilah dosa hamba terhadapMu, ampunilah dosa hamba terhadap sesama manusia, terhadap orangtua hamba, terhadap teman hamba, Tuhan ampunilah dosa hamba terhadap segala macam dosa, terhadap dosa yang hamba lakukan dengan sadar atau tidak sadar. Tuhan, semoga berkenan mengampuni semuanya itu.
- Doa memotong hewan
- Om pasu pasàya wimahe sirascadaya dhimahi tano jiwah pracodayat.
- Arti : Semoga atas perkenan dan berkahMu para pemotong hewan dalam upacara kurban suci ini beserta orang-orang yang telah berdana punia untuk yadnya ini memperoleh kesejahteraan dan kebahagiaan. Tuhan, hamba memotong hewan ini, semoga rohnya menjadi suci.
- Doa mengunjungi orang sakit
- Om sarwa wighna sarwa klesa sarwa lara roga winasàya namah
- Arti : Ya Tuhan semoga segala halangan, segala penyakit, segala penderitaan dan gangguan Engkau lenyapkan semuanya.
- Doa mendengar atau melayat orang meninggal dunia
- Om atma tattwatma naryatma Swadah Ang Ah, Om swargantu, moksantu, sùnyantu, murcantu, Om ksàma sampurnàya namah swàha.
- Arti : Ya Tuhan Yang Maha Kuasa, semogalah arwah yang meninggal mendapat sorga, menunggal denganMu, mencapai keheningan tanpa derita. Ya Tuhan, ampunilah segala dosanya, semoga ia mencapai kesempurnaan atas kekuasaan dan pengetahuan serta pengampunanMu. .
- Doa untuk keselamatan penganten
- Om iha iwa stam mà wi yaustam, wiswam àyur wyasnutam, kridantau putrair naptrbhih, modamànau swe grhe
- Arti : Ya Tuhan, anugerahkanlah kepada pasangan penganten ini kebahagiaan, keduanya tiada terpisahkan dan panjang umur. Semoga penganten ini dianugerahkan putra dan cucu yang memberikan penghiburan, tinggal di rumah yang penuh kegembiraan.
- Doa memohon ketenangan rumah tangga
- Om wisowiso wo atithim, wajayantah purupriyam, agnim wo duryam wocah, stuse sùsasya manmabhih
- Arti : Ya Tuhan, Engkau adalah tamu yang datang pada setiap rumah. Engkau amat mencintai umatMu. Engkau adalah sahabat yang maha pemurah. Perkenankanlah hamba memujaMu dengan penuh kekuatan, dalam ucapan maupun tenaga dan dalam lagu pujian.
- Doa untuk kelahiran bayi
- Om Brhatsumnah prasawità niwesano,jagatah sthaturubhayasya yo wasi, sa no dewah sawità sarma yaccha twasme, ksayaya triwarutham amhasah
- Arti : Ya Tuhan Yang Maha Pengasih, yang memberi kehidupan pada alam dan menegakkannya. la yang mengatur baik yang bergerak dan yang tidak bergerak, semoga Ia memberi rahkmatNya kepada kami untuk ketentraman hidup dengan kemampuan untuk menghindari kekuatan yang jahat.
- Setelah bayi dimandikan, ayah bayi atau orang yang dituakan yang hadir di sana diminta membisikkan Mantram Gayatri (bait pertama Puja Trisandya) masing-masing tiga kali pada lobang telinga kanan dan kiri bayi itu.
- Doa untuk memohon cinta kasih-Nya
- Om wicakrame prthiwim esa etàm, ksetràya wisnur manuse dasasyan, druwàso asya kirqya janàsa, uruksitim sujanimà cakàra
- Arti : Ya Tuhan, Engkau Hyang Wisnu yang membentang di bumi ini, menjadikah tempat tinggal bagi manusia. Kaum yang hina aman sentosa di bawah lindungan-Nya. Yang mulia telah menjadikan bumi tempat yang lega bagi mereka.
- Doa untuk memohon panjang umur
- Om Taccaksur dewahitam sukram uccarat, pasyema saradah satam, jiwema saradah satam
- Arti : Ya Tuhan Yang Maha Kuasa, semoga seratus tahun hamba selalu melihat mata yang bersinar ciptaanNya, semoga hamba hidup seratus tahun lamanya.
- Doa pembukaan rapat / pertemuan
- Om sam gacchadwam sam wadadwam sam wo manamsi jànatàm dewa bhagam yatha purwesamjànàna upasate, Om samani wa akutih samànà hrdayàni wahsamànam astu womano yatha wah susahasati, Om ano bhadrah krattawo yantu wiswatah
- Arti : Ya Tuhan, hamba berkumpul di tempat ini hendak bicara satu dengan yang lain untuk menyatukan pikir sebagai mana halnya para dewa selalu bersatu. Ya Tuhan, tuntunlah kami agar sama dalam tujuan, sama dalam hati, bersatu dalam pikiran hingga dapat hidup bersama dalam sejahtera dan bahagia. Ya Tuhan, semoga pikiran yang baik datang dan segala penjuru.
- Doa penutup rapat / pertemuan
- Om anugraha manoharam, devadatta nugrahaka, arcanam sarwà pùjanam, namah sarwa nugrahaka. Om ksama swamàm jagadnàtha, sarwa pàpà hitankarah, sarwa karya sidham dehi, pranamya sùryeswaram. Om Sàntih, Sàntih, Sàntih, Om.
- Arti : Ya Tuhan limpahkanlah anugrahMu yang menggembirakan kepada hamba. Tuhan yang maha pemurah, semoga Tuhan melimpahkan segala anugrah kepada hamba. Ya Tuhan, pelindung alam semesta, pencipta semua makhluk, ampunilah dosa hamba dan anugrahilah hamba dengan keberhasilan atas semua karya. Tuhan yang memancarkan sinar suci, ibaratnya sang surya memancarkan sinarnya, hamba sujud kepadaMu. Ya Tuhan, semoga damai, damai di hati, damai di dunia, damai selama-lamanya.
- Doa untuk pedagang
- Om à wiswàni amrta saubhagàni
- Arti : Ya Tuhan, semoga Engkau menganugerahkan segala keberuntungan yang
- memberikan kebahagiaan kepada hamba.
- Doa untuk kebajikan, juga dipakai sebelum meditasi
- Om wiswàni dewa sawitar duri tàni parà suwa yad bhadram tanna à suwa
- Arti : Ya Tuhan, Sawitar, usirlah jauh-jauh segala kekuatan jahat. Berikanlah hamba yang terbaik.
- Doa mohon perlindungan, juga baik diucapkan ketika sakit
- Om Trayambhakam yajàmahe, sugandhim pusti wardhanam, unwarukam iwa bandhanàt, mrtyor muksiya màmrtàt
- Arti : Ya Tuhan, hamba memuja Hyang Trayambhaka/Rudra yang menyebarkan keharuman dan memperbanyak makanan. Semoga la melepaskan hamba seperti buah mentimun dari batangnya, melepaskan dari kematian dan bukan dari kekekalan.
- Doa untuk pelantikan pejabat negara
- (Yang dilantik biasanya menirukan)
- Om A Brahman bràhmano brahmawarcasi jàyatàmà, ràste raàjanah sura isawyo tiwyàdhi mahàratho jàyàtàm, dogdhri dhenuryodànad wànàsuh saptih purandhiryosàjisnu, rathesthah sabheyo yuwàsyajayamànasya wiro jàyàtam, nikàame-nikàme nah parjanyo warsatu phalawatyo na osadhayah pacyantam yogaksemo nah kalpatàam
- Arti : Ya Tuhan Yang Maha Kuasa, semogalah di negara ini lahir orang-orang yang memiliki pengetahuan spiritual. Semoga pula pemimpin-pemimpin yang perkasa pandai menggunakan kebijaksanaan seperti menggunakan senjata, pahlawan yang tangguh, sapi yang banyak memberikan susu, lembu pembawa barang dan kuda yang cepat. Demikian pula lahir wanita yang sempurna. Pemuda yang baik dan berguna bagi masyarakat, sedia berkorban. Semoga hujan turun memberi kemakmuran. Semoga pepohonan berbuah lebat. Semoga usaha kami berhasil.
- Doa mengheningkan cipta
- Om-mata bhumih putro aham prthivydh
- Arti : Ya Tuhan, semoga kami mencintai tanah air ini sebagai ibu dan hamba adalah putra-putranya yang siap sedia membela seperti para pahlawan kami .
- Doa paramasanti
- Om Sàntih, Sàntih, Sàntih, Om
- Arti : Semoga damai, damai di hati, damai di dunia, damai selama-lamanya.
D. Doa Pitra Puja
- Berikut adalah prosesi Pitra Puja :
- 1. Ambil sikap Asana :
- Om Prasada sthiti sarira siva suci nirmalaya namah svaha
- 2. Pranayama :
- Om ang namah, Om ung namah, Om mang namah.
- 3. Karasodana :
- (tangan kanan) : Om Suddhamam svaha
(tangan kiri) : Om ati suddhamam svaha
- (tangan kanan) : Om Suddhamam svaha
- 4. Pitra Puja Mantram :
- Om svargantu Pitaro devah, Svargantu pitara ganam, Svargantu pitarah sarvaya, Namah svada
- Artinya:
- Om Hyang Widhi semoga atmanya mendapat tempat disurga,
- Semoga semua atma yang suci mendapat tempat disurga,
- Sembah hamba hanyalah kepada Hyang Widhi,
- Dan hormat hamba kepada semua atma suci.
- Om moksantu pitaro devah, Moksantu pitara ganam, Moksantu pitarah sarvaya, Namah svada
- Artinya:
- Om Hyang Widhi semoga atmanya mencapai moksa
- Semoga semua atma yang suci mencapai moksa
- Sembah hamba hanyalah kepada Hyang Widhi
- Dan hormat hamba kepada semua atma suci.
- Om sunyantu pitaro devah, Sunyantu pitara ganam, Sunyantu pitarah sarvaya, Namah svada
- Artinya:
- Om Hyang Widhi semoga atmanya mendapat ketenangan,
- Semoga semua atma yang suci mendapat ketenangan,
- Sembah hamba hanyalah kepada Hyang Widhi,
- Dan hormat hamba kepada semua atma suci.
- Om bagyantu pitaro devah, Bagyantu pitara ganam, Bagyantu pitarah sarvaya, Namah svada
- Artinya:
- Om Hyang Widhi semoga atmanya mendapat kebahagian sejati
- Semoga semua atma yang suci mendapat kebahagiaan sejati
- Sembah hamba hanyalah kepada Hyang Widhi
- Dan hormat hamba kepada semua atma suci.
- Om ksamantu pitaro devah, Ksamantu pitara ganam, Ksamantu pitarah sarvaya, Namah
- Artinya:
- Om Hyang Widhi, semoga atmanya mendapat pengampunan
- Semoga semua atma yang suci dibebaskan segala dosa nya
- Sembah hamba hanyalah kepada Hyang Widhi
- Dan hormat hamba kepada semua atma suci.
- 5. Parama Santih :
- Om Santih, Santih, Santih Om
- 1. Ambil sikap Asana :